Jadwal | Hasil | Klasemen | Siaran TV

Jermain Taylor Kembali Masuk Bui

Jermain Taylor Kembali Masuk Bui

JERMAIN Taylor, jadi seperti nama yang tak asing bagi para narapidana. Petinju kelas menengah unifikasi dan pernah merebut medali Olimpiade, sekali lagi masuk bui setelah ditangkap.

Menurut laporan Arkansas Democrat Gazette, dikutip BoxingScene.com, sang petinju ditangkap pada Rabu (7/11) –atau dua bulan setelah terakhir ia mendekam di penjara Pulaski County.

Taylor ditangkap pada Rabu pagi dengan tiga tuduhan permohonan pencabutan. Petisi itu menunjukkan ia melanggar ketentuan jaminannya.

Menurut Wakil Jaksa Penuntut Umum John Johnson, kantor jaksa penuntut Pulaski County memasukkan petisi itu bersamaan dengan tuduhan baru.

Pada Agustus lalu, Taylor ditangkap atas tuduhan ancaman teroris, tuduhan pelanggaran domestik tingkat tiga dan situasinya diperburuk setelah ia diduga memukul pacarnya hingga tak sadarkan diri. Taylor dibebaskan setelah memberi uang jaminan 15.000 dolar AS pada 30 Agustus.

Saat ini, hingga Rabu petang, Taylor masih mendekam di penjara karena belum memberikan uang jaminan.

Taylor juga pernah ditangkap pada Juli 2017 karena pengaduan seorang perempuan yang mengaku lengan dan wajahnya digigit serta diancam dibunuh.

Taylor merebut gelar kelas menengah IBF pada 2014 setelah mengalahkan Sam Soliman. Namun, sebelum ia bisa menikmati bayarannya, ia ditangkap karena beberapa kasus kriminal.

Ia juga harus mendapatkan vonis hukuman enam tahun penjara penjara setelah terbukti bersalah pada sembilan kasus pada 2015, termasuk menembak kaki sepupunya.

Banner Sportanews

BACA JUGA