Jadwal | Hasil | Klasemen | Siaran TV

Ini 3 Pemain yang Tak Punya Masa Depan di Barcelona

Ini 3 Pemain yang Tak Punya Masa Depan di Barcelona
Rafinha Alcantara.

SEJUMLAH pemain Barcelona merasa frustrasi lantaran ‘kurang kasih sayang’ dari manajer Ernesto Valverde. Pelatih ini dikenal kurang berani melakukan rotasi starting line-upnya sehingga banyak pemain yang cuma datang ke stadion untuk memanaskan bangku cadangan.

Tiga pemin berikut ini bahkan bisa disebut hampir tak pernah merumput.

Yang pertama Rafinha Alcantara. Seperti kakaknya, Thiago, Rafinha juga digembleng di akademi Barcelona, La Masia. Rafinha masuk ke tim utama pada 2011 di bawah arahan Pep Guardiola. Namun, begitu Guardiola hengkang ke Manchester City pada 2012, Rafinha pun seperti kehilangan peran.

Waktu Barca ditangani Tata Martino sepeninggal Guardiola, Rafinha malah dipinjamkan ke Celta Vigo. Penampilannya lumayan. Ia mencetak 4 gol dari 32 penampilan untuk kemudian kembali ke Barcelona.

Di tangan Luis Enrique, Rafinha bermain di 36 pertandingan di semua kompetisi. Namun ia kemudian mengalami cedera musim 2015-16. Memasuki setengah musim 2018, ia menghabiskan waktu di Inter Milan sebagai pemain pinjaman. Kembali ke Barcelona, di bawah Valverde, ia cuma bermain dalam menit hitungan tangan.

Thomas Vermaelen.

Ada lagi Thomas Vermaelen, pemain yang digaet Enrique. Namun, defender Belgia yang singgah di Barcelona msim 2014 ini juga tak bisa tampil maksimal karena cedera.

Setelah cedera sembuh, Vermaelen dibuang ke AS Roma sebagai pinjaman musim 2016-17. Tapi, cedera juga yang membuatnya hanya tampil 9 kali di semua kompetisi di Italia.

Di awal 2017-18, ia lumayan bisa ditampilkan karena Samuel Umtiti cedera. Musim ini, dengan hanya 3 kali tampil, masa depan Vermaelen di Barca memang suram karena Valverde juga mendatangkan Clement Lenglet.

Dengan posisi yang sama, Vermaelen sebenarnya bisa memback-up Jordi Alba di posisi kiri belakang. Tapi, penampilannya kurang memuaskan sang boss.

Denis Suarez.

Setelah kepergian Andres Iniesta, Denis Suarez diharapkan bisa memberikan peran lebih besar di Nou Camp. Tapi, kejadiannya justru kebalikannya. Karena itu, harga Suarez jauh dari kualitas yang diperlihatkannya atau dari waktu penampilannya bersama tim.

Suarez dibeli Barca dari Villarreal pada 2016. Ia pemain kreatif dan kemampuan melakukan operan akurat. Enrique memainkan Suarez 36 kali musim 2016-17.

Namun, di bawah Valverde, peran Denis Suarez melorot drastis. Karena itu, Suarez pun kabarnya frustrasi. Namun, ia tidak pada posisi bisa pergi begitu saja, kecuali Valverde memang memintanya pergi. Masih terbilang muda, Suarez kemungkinan bisa makin berkembang jika mendapatkan kesempatan tampil lebih banyak.

Banner Sportanews

BACA JUGA