Jadwal | Hasil | Klasemen | Siaran TV

Menjamu Man-City, Liverpool Bertekad Jaga Momentum Perburuan Gelar

Menjamu Man-City, Liverpool Bertekad Jaga Momentum Perburuan Gelar

PELATIH Liverpool Jurgen Klopp merasa galau melihat penampilan pasukannya ketika kalah 0-1 di kandang Napoli, 3 Oktober. Ia menginginkan The Reds kembali tampil spartan saat menjamu Manchester City di Anfield, Minggu (7/10), di laga lanjutan Premier League.

Klopp ingin momentum perburuan gelar tetap terjaga setelah 29 tahun Liverpool tak pernah meraih trofi Premier League.

Saat ini, Man-City berada di posisi teratas Premiership dengan poin 19, sama dengan Liverpool. Man-City unggul agregat gol, 21-3, sedangkan Liverpool baru memasukkan 15 gol dan kemasukan 3 gol dalam 7 pertandingan pertama Liga Primer. Artinya, Man-City mencetak rata-rata 3 gol dalam setiap pertandingan, sementara Liverpool 2,1 gol.

Sebelum kekalahan di Napoli itu, Liverpool bermain imbang di kandang Chelsea, Stamford Bridge, 1-1, berkat gol telat Daniel Sturridge. Hasil itu bisa disebut menggembirakan karena di EFL Cup, 26 September, mereka kalah 1-2 dari Chelsea di Anfield. Setidaknya, Klopp mampu menjaga pasukannya dari kekalahan di Premiership.

Memang, kekalahan di Napoli itu bisa disebut karena jadwal padat yang mereka jalani. Setelah 15 September melakoni laga tandang ke Tottenham dan menang 2-1, 22 September memukul Southampton 3-0 di kandang sendiri. Lalu, 26 September menjamu Chelsea di EFL Cup (Carabao Cup), untuk kemudian terbang ke Italia, 3 Oktober.

“Intensitas pertandingan begitu padat setelah break pertandingan internasional. Kami menghadapi Chelsea dua kali, pergi ke Napoli, bermain juga melawan PSG (18 September dan menang 3-2 di Liga Champions). Kini, kami sudah harus menjamu Man-City,” kata Klopp.

Kedatangan City jelas bukan saat yang tepat untuk Liverpool bisa membuktikan kemampuan mereka memberikan kekalahan pertama bagi pasukan Pep Guardiola. Bahkan, bisa jadi merekalah yang akan pecah rekor belum terkalahkan.

Musim lalu, dari empat kali pertemuan dengan City di semua kompetisi, Liverpool menang 3 kali.

Itu bisa jadi modal Klopp dan pasukannya. Tapi, City juga datang bukan untuk kalah untuk menjaga posisi mereka tetap teratas.

Banner Sportanews

BACA JUGA