Jadwal | Hasil | Klasemen | Siaran TV

Tiga Pecatur Lebih Memilih Tampil di Porprov Ketimbang ke Olimpiade Catur

Tiga Pecatur Lebih Memilih Tampil di Porprov Ketimbang ke Olimpiade Catur

ABSENNYA tiga pecatur Indonesia bergelar Grand Master (GM) di ajang Olimpiade Catur atau 43 World Chess di Batumi, Georgia 23 September-6 Oktober disayangkan oleh Ketua Umum PB.Percasi Utut Adianto.

Namun, di sisi lain pihaknya memberikan kesempatan kepada para pecatur muda lainnya untuk menimba pengalaman dari absennya para pecatur itu

"Ya, absennya mereka memberikan kesempatan kepada para pecatur masa depan untuk menimba pengalaman di ajang ini yang diikuti oleh pecatur kelas dunia. Justru sebenarnya, ajang ini lebih bermanfaat bagi para pecatur untuk menaikkan elo rating mereka,"papar Utut Adianto

Seperti diketahui, tiga pecatur Indonesia yang absen tampi di Olimpiade kali ini adalah, WGM Irene Kharisma Sukandar, WGM Median Wardah Aulia, dan GM Susanto Megaranto karena mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat di Kabupaten Bogor yang waktunya bersamaan.

"Sulit bagi kami untuk memaksa mereka tampil di Olimpiade karena mereka juga dibutuhkan oleh daerahnya masing-masing," ungkapnya.

Seperti diketahui, Besar Persatuan Catur Indonesia (PB Percasi) mengirim 5 pecatur putra dan 5 pecatur putri ke Batumi, Georgia.

" Tim catur yang dikirim ke olimpiade ini merupakan tim untuk masa depan. Selain masih muda, prestasi mereka juga cukup menjanjikan," ujar Utut Adianto.

Para pecatur tersebut, tim putra, Novendra Priasmoro, Sean Winshand, Azarya Jodi dan Pietra Andyka. Sementara tim putri, Chelsie Monica, Ummi Fisabililah, Santi Nur Abidah, Aaay Aisyiah dan Samantha Edithso.

" Kami tidak menargetkan terlalu tinggi, karena lawan yang dihadapi sangat berat. Tapi saya berharap para atlet mampu meningkatlan elo rating," kata Utut. 

Banner Sportanews

BACA JUGA